Kode HTML :
<html>
<head>
<title> Ghaida Hayati Azzahro (1500018172)
</title>
</head>
<hr>
<hr>
<h1> <center> TEDDY BEAR </center>
</h1>
<hr>
<hr>
<a
href="http://www.uad.ac.id/"><h2><p
align="center"><img
src="white-teddy-bear-wallpapers.jpg". width="=400px" height="300px"
alt="HD"/></p></h1></a>
<div
style="text-align: center;">Nama Teddy Bear berasal dari mantan
Presiden Amerika Serikat Theodore Roosevelt, yang nama panggilannya adalah
"Teddy" dan gemar berburu binatang, termasuk beruang. Konon nama ini
berasal dari kejadian saat Teddy bepergian berburu beruang Mississippi pada
bulan November 1902 atas undangan Gubernur Mississippi, Andrew H. Longino. Ada
beberapa pemburu yang saling berkompetisi, dan sebagian besar sudah berhasil
mendapat buruannya, sementara Teddy belum.
Pelayan-pelayan Teddy, dipimpin oleh Holt Collier, berhasil menggiring dan mengikat seekor beruang hitam yang terluka di pohon gandarusa (willow tree) setelah pengejaran yang panjang dan melelahkan. Mereka memanggil Teddy dan menyarankannya untuk menembaknya. Teddy menolak menembaknya, ia beranggapan hal itu sama sekali tidak sportif, namun menyuruh orang-orang untuk diakhiri penderitaannya saja, dan kejadian ini menjadi bahan kartun politik oleh Clifford Berryman di harianThe Washington Post edisi 16 November 1902. Edisi awal kartun tersebut menampilkan beruang hitam dewasa yang di-lasso oleh penangkapnya dan Teddy digambarkan merasa jijik, edisi berikutnya menggunakan beruang yang lebih kecil dan lebih imut.</div>
Pelayan-pelayan Teddy, dipimpin oleh Holt Collier, berhasil menggiring dan mengikat seekor beruang hitam yang terluka di pohon gandarusa (willow tree) setelah pengejaran yang panjang dan melelahkan. Mereka memanggil Teddy dan menyarankannya untuk menembaknya. Teddy menolak menembaknya, ia beranggapan hal itu sama sekali tidak sportif, namun menyuruh orang-orang untuk diakhiri penderitaannya saja, dan kejadian ini menjadi bahan kartun politik oleh Clifford Berryman di harianThe Washington Post edisi 16 November 1902. Edisi awal kartun tersebut menampilkan beruang hitam dewasa yang di-lasso oleh penangkapnya dan Teddy digambarkan merasa jijik, edisi berikutnya menggunakan beruang yang lebih kecil dan lebih imut.</div>
<br>
<p align="center"><img
src="220px-TheodoreRooseveltTeddyBear.jpg"></p>
<br>
<div style="text-align: center;">Kartun
politik di The Washington Post yang menggambarkan asal-usul nama Teddy
Bear.</div>
<br>
<p align="center"><img
src="Teddy_bear_early_1900s_-_Smithsonian_Museum_of_Natural_History.jpg"></p>
<br>
<div style="text-align: center;">Teddy Bear
edisi awal 1900-an di Smithsonian Museum of Natural History. Diduga dibuat oleh
Benjamin Michton, putra dari pendiri Ideal Toy Company pada tahun 1903. Milik
cucu Theodore Roosevelt, Kermit Roosevelt Jr.</div>
<br>
<br>
<div style="text-align: right;">Versi
lainnya mengatakan bahwa setelah dari perburuan beruang di Glenwood Springs,
Colorado, Roosevelt yang tidak berhasil mendapatkan buruan diberi hadiah
hiburan sebuah boneka beruang oleh pegawai hotel. Ketika Roosevelt memberikan
boneka itu kepada anaknya, Alice, ia memberinya nama Teddy.</div>
<br>
<br>
<div style="text-align: right;">Morris
Michtom membaca kartun tentang Teddy Roosevelt tersebut dan terinspirasi untuk
membuat sebuah boneka. Lantas ia pun mengirimkannya kepada Teddy Roosevelt dan
memohon izin untuk menggunakan nama "Teddy Bear" untuk boneka
tersebut. Setelah mendapatkan izin, ia memajangnya di etalase toko mainannya
dengan label "Teddy's bear". Boneka ini ternyata laris dan disukai
anak-anak dan akhirnya mendorong untuk mendirikan perusahaan mainan Ideal
Novelty and Toy Co di Queens, New York.</div>
<br>
<p align="right"><img
src="220px-Nachbildung_55PB_Steiff_Museum_Giengen.jpg"></p>
<br>
<div style="text-align: right;">Replika
Boneka Teddy 55PB milik Steiff</div>
<br>
<div
style="text-align: left;">Pada saat yang sama di Jerman,
perusahaan mainan Margarete Steiff GmbH, tanpa mengetahui tentang boneka buatan
Michtom, memproduksi boneka serupa hasil rancangan Richard Steiff. Steiff
memamerkannya di Leipzig Toy Fair pada bulan Maret 1903, dan dilihat oleh
Hermann Berg, pembeli untuk George Borgfeldt & Company di New York (dan
adik dari komposer Alban Berg). Ia memesan 3000 boneka untuk dikirim ke Amerika
Serikat. Meskipun produksi boneka ini sempat tercatat dalam sejarah, namun
tidak pernah tercatat bahwa boneka tersebut sudah sampai di Amerika Serikat,
dan tidak ada contohnya yang terlihat di pasaran, hingga muncul dugaan bahwa
boneka-boneka tersebut tenggelam dalam pengiriman dengan kapal. Namun demikian,
kisah ini masih diperdebatkan - Gunther Pfieffer mencatat pada tahun 1953 bahwa
boneka tipe 55 PB tidak cukup bertahan lama hingga masa kini. Meskipun Steiff
dan Michtom sama-sama membuat boneka Teddy Bear pada masa yang sama, namun
keduanya tidak saling mengetahui kreasi masing-masing mengingat sulitnya
komunikasi TransAtlantik saat itu.</div>
<br>
<br>
<div style="text-align: left;">Pendidik
Amerika Seymour Eaton menulis serial buku cerita anak-anak The Roosevelt Bears,
sementara komposer John Walter Bratton menulis lagu instrumental "The
Teddy Bears' Picnic", a "characteristic two-step", pada tahun
1907, yang kemudian liriknya ditulis oleh Jimmy Kennedy pada tahun
1932.</div>
<br>
<br>
<div style="text-align: justify;">Boneka
Teddy bear versi awal mirip dengan beruang asli, dengan moncong yang panjang dan
mata dari manik-manik. Boneka Teddy Bears modern memiliki mata yang lebar,
dengan dahi dan moncong yang lebih kecil, mirip seperti bayi sehingga menambah
kelucuan mainan tersebut. Boneka Teddy Bear juga dibuat mewakili beragam
spesies beruang, seperti beruang kutub, beruang coklat (grizzly), bahkan panda.
Pada awalnya, dibuat dari bahan bulu kambing Angora (mohair), saat ini boneka
Teddy Bear dibuat dari berbagai macam kain yang tersedia di pasaran, kebanyakan
dari bulu sintetis, selain velour, denim (bahan jeans), katun, satin, dan
kanvas.</div>
<br>
<br>
<div
style="text-align: justify;">Museum Teddy Bear pertama dibuka di
Petersfield, Hampshire, Inggris pada 1984. Pada 1990 museum serupa dibuka di
Naples, Florida, Amerika Serikat. Sayangnya kedua museum tersebut sudah tutup
pada tahun 2006 dan 2005, meskipun bermunculan museum-museum Teddy Bear di
berbagai negara di seluruh dunia.</div>
<br>
<br>
<br>
<body><body
background="lovely-teddy-bear.jpg"></body>
<a herf="http://www.facebook.com/"><p
align="right">@facebook</p></h2></a>
</html>
Tampilan di Sublime Text :
Compile :






Tidak ada komentar:
Posting Komentar